5 Bahaya Kurang Tidur Bagi Kesehatan

- in GAYA HIDUP, KESEHATAN
0

Inawarta – Tidur merupakan suatu kegiatan istirahat yang harus dilakukan. Seusai beraktivitas seharian, tubuh memerlukan waktu untuk istirahat. Jika Anda memiliki waktu istirahat yang cukup dan berkulalitas, maka organ tubuh akan berfungsi sebagaimana mestinya. Namun jika berlaku sebaliknya, akan ada akibat kurang tidur bagi kesehatan yang akan emnimpa Anda.

Akibat kurang tidur bagi kesehatan tentu akan memengaruhi kinerja tubuh Anda. Sulit konsentrasi dan tidak begitu fit dapat menimpa seorang yang memiliki waktu tidur berantakan, seperti tidak tidur dengan cukup atau malah sering tidur hingga larut malam.

Menurut National Sleep Foundation, orang yang telah dewasa memerlukan waktu tidur 7-9 jam tiap malam. Meski pun demikian, namun masih banyak orang-orang yang mengorbankan waktu istirahat untuk masalah pekerjaan.

Berikut 5 Bahaya kurang tidur bagi kesehatan yang wajib Anda ketahui:

  • Dapat meningkatkan risiko penyakit jantung

Perlu Anda ketahui, bahwa ternyata kurang tidur dapat memberikan efek bahaya terhadap jantung serta dapat memicu penyakit pada sistem peredaran darah. Ketika tidur, jantung akan berdetak lebih lambat dan tubuh pun akan istirahat. Jika kurang tidur maka jam kerja jantung akan bertambah.

  • Memperlemah daya tahan tubuh

Akibat kurang tidur bagi kesehatan yang kedua ialah dapat menurunkan kekebalan tubuh. Ketika tidur tubuh akan melepaskan suatu hormon yang bernama sitokin dan zat antibodi yang memiliki peran menangkal infeksi virus serta bakteri. Jika kurang tidur, maka produksi hormon tersebut akan berkurang, sehingga seseorang akan memiliki antibodi yang lemah dan menjadikannya mudah terkena flu, demam dan beberapa penyakit lain.

  • Menganggu kinerja otak

Apabila seseorang tidak dapat tidur pada malam hari, maka keesokan harinya dapat dipastikan ia tidak akan dapat bekronsentrasi. Kinerja otak akan menurun dan daya ingat pun akan melemah. Jurnal Neuropsychiatric Disease and Treatmend pada tahun 2007 mempublikasikan bahwa kurang tidur dapat berpengaruh terjadap fungsi otak. Agar otak berfungsi dengan baik, maka tidurlah lebih awal dan hindari begadang.

  • Meningkatkan tingkat setres

Kurang tidur juga dapat berdampak pada fungsi neurotransmitter, yakni senyawa kimia yang dapat menghantar rangsang pada otak sehingga seseorang dapat lebih mudah terjangkit depresi. Ini merupakan akibat kurang tidur bagi kesehatan yang tidak baik.

  • Dapat menambah risiko terkena diabetes

Jika kebiasaan kurang tidur ini terus-menerus terjadi maka akan mampu menambah risiko penyakit seperti diabetes. Hal ini dikarenakan waktu tidur yang kurang dari 6 jam atau lebih dari 9 jam akan dapat menyebabkan glucose intoleranse menurun dalam melakukan respon terhadap kadar gula dalam darah.

Dengan banyaknya akibat kurang tidur bagi kesehatan tersebut, sebaiknya menjaga jam tidur merupakan cara terbijak.

About the author

Penulis utama https://inawarta.com/ bergerak secara independen menyajikan berita terbaru, terupdate dan teraktual bagi Indonesia

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Wisata Alam Menakjubkan di Air Terjun Madakaripura

Inawarta.com – Air terjun Madakaripura merupakan satu dari sekian