Nostalgia PRa Project Dalam Konser Karunia Semesta

- in MUSIK
0

Inawarta.com  –  Grup musim Pra Project kembali unjuk gigi dalam satu panggung di Konser Karunia Semesta di pusat Jakarta, Rabu (05/12). Ajang ini sekaligus jadi nostalgia yang merupakan persembahan 30 tahun karier musim tersebut.

Konser berlangsung meriah, ribuan penonton datang menghadiri Convention Center Plenary Hall tempat konser berlangsung.

Tiga personil PRa Project, Katon, Lilo, dan Adi tampak kompak saat menyanyikan musiknya. Ketiganya mengenakan pakaian tradisional dengan motif batik selama penampilan.

“Boleh nggak tepuk tangan buat baju kita? Tau nggak yang desain siapa? Istrinya kak Lilo,” ucap Katon.

Seperti yang di katakan sebelumnya, Lilo cs akan menjanjikan sebuah pertunjukkan konser penuh kejutan dengan membawakan 30 lagu.

Dan benar terjadi, lagu dengan sentuhan tradisional jadi suguhan yang mengejutkan diatas panggung. Lag Saujana khas daerah minang di kolaborasikan dengan musik tradisional.

Dalam tengah-tengah pertunjukkan, hadir Yenny Wahid diatas panggung dengan melantunkan puisi hasil ciptaannya sendiri.

“Puisi ini ditulis oleh dirinya sendiri ketika melihat kami latihan. Terima kasih Ibu Yenny Wahid,” kata Katon.

Dalam pertunjukkan, histeria penonton pun tidak bisa di sembunyikan. Momen itu terjadi saat panggung mendadak gelap bersamaan dengan bunyi musim solo terompet. Rupanya, penonton di ajak menyanyikan lagu Indonesia Pusaka.

Selanjutnya, penonton di bawa oleh pertunjukkan musik terompet solo pada lagu spesial. Nada terompet ternyata untuk mengawali lagu Terpuruk Ku Di Sini, yang membuat penonton histeris sambil bersenandung bersama.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

5 Bahaya Kurang Tidur Bagi Kesehatan

Inawarta – Tidur merupakan suatu kegiatan istirahat yang harus